teks

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blogger Saya, Biarlah Dapat Memberkati Anda di-Masadepan " Tuhan Yesus Memberkati Semua"
Tampilkan postingan dengan label CERPAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2013

Natal Ditahun 2013 dan Menyambut Tahun Baru 2014


hay teman-teman blogger....
kembali ne saya akan menceritakan  tentang hari natal tahun 2013 dan menyambut tanhun baru 2014
kali ini bukan sebuah teori atau apalah nama'ya yang pasti ini pengalaman yang menyedihkan di tahun ini...!!
tahun ini saya natal di kota pontianak yang katanya ramai, awalnya asik-asik aja tapi lama kelamaan bosan juga. natal yang gx ada teman kerabat yang marayakan yang hanya di temani suara cangkrik dan sepeda motor yang yanring menemaniku. kalau natal gini yang ada di bedak ku di ajak teman-teman tertawa lepas menyambut kelahiran sang jurus selamat. nyanyi barang walpun suara sumbang engak apa-apa yang penting happy. tahun ini adalah natal yang pertama yang buat aku galau banget kata orang muda. biasanya dirumah selalu ada kue tapi tahun tiadak ada sama sekali. mau makan kue aja harus beli + bayar parkir udah uang menipis harus bayar parkir. langkang yang aku buat untuk melepas kegalauan ini ialah buka facebook bukannya galaunya hilang tapi makin jadi lihat foto-foto taman gerja memancarkan sebuah senyuman kebahagian, dan ada juga taman yang foto lagi jalan2 ke rumah teman atau bahasa tran nya gabang huhh makin jadi galau tingkat dewa. banyak status meraka yang bilang " aduh ngumbul bareng lagi ne ama kawan2 lama asik membuat cerita baru lagi hahahaha..." status demi status di lihat dan di baca. tidak terasa air mata ini menetes merasakan sebuah kerindukan ama teman di kampung halamanku. akhirnya aku putuskan untuk dengar music dari maudy ayunda yang menbuat kau lupa segalanya hingga pagi menjelang. Hari natal adalah hari yang di tunggu-tunggu orang kristen dimana hari kelahiran Sang Jurus Salamat dunia.tahun ini tahun yang  tidak bisa merangkai sebuah cerita bersama keluarga, teman, sahabat, pacar, mantan pacar tahun yang sangat menyedihkan buat saya. di tambah libur yang galau ehh nyosor lagi tugas kampus buat galau ku udah engak berbentuk, walpun begitu tetap smagat aja, inilah namanya mahasiswa harus siap setiap saat. untungnya ada taman yang tidak pulang liburan di akhir tahun ini....!!! hahahaha... senasip kita kawan....
baru aja menginjak di dunia perkuliahan  beratnya minta ampun. memang sihh santai, asik dll tapi
Natal 2013 dan tahun baru2014

tugas lancar kawan seperti air mengair tak ada henti'ya....
natal galau istilah orang muda tidak ada keluarga,teman, sahabat, pacar, mantan pacar tapi tak akan lupa untuk mengucapkan;

buat keluarga, teman, sahabat, pacar, mantan pacar. idola dll pokok'ya yang merayakan Natal

"DATANGLAH YA RAJA DAMAI "
                             ( YESAYA 9:5 )

Jumat, 17 Mei 2013

ANDAI SAJA WAKTU ITU DAPAT KU PUTAR KEMBALI

Masa liburan telah habis, esok hari pagi-pagi sekali Risyu setsukimi anak perempuan berkewarganegaraan Jepang yang pindah ke Indonesia sejak 3 tahun lalu ini akan mulai menduduki bangku kuliahaan yang jelas beda sekali dengan bangku SMA yang dulu pernah disinggahi oleh gadis mungil yang lucu ini.
Risyu adalah anak bungsu dari 2 bersaudara, papa Risyu adalah seorang businessman yang lahir di Jepang.
Sejak 3 tahun lalu ketika mama Risyu meninggal papa Risyu memutuskan agar keluarga kecilnya ini ber-imigrasi ke Jakarta tempat kelahiran sang istri dan mulai menetap di Jakarta.
Sore hari di kamar terdengar perbincangan Risyu setsukimi dengan temannya Reeya.
“Reey, bagaimana ini besok? Aku takut di ospek!” Adu Risyu kepada Reeya.
“Aduh Risyu tenang aja, kak Cheline kan mentor kamu nanti sayang. Kak Cheline kan kakak aku pasti deh dia gak mungkin kejam-kejam gitu sama kamu, kan kamu teman aku” Jelas Reeya
“Iya aku ngerti tapi tetap aja deg-degan gitu” Jawab Risyu.
“Makanya kamu tenang dong, jangan deg-degan gitu” Kata Reeya.
“Ano” (hmm)
“Mulai deh Jepangnya kebawa-bawa” Sindir Reeya.

“Maaf deh, haha. Namanya kebiasaan menggunakan Bahasa Jepang. Iya deh, iya aku tenang deh” Jawab Risyu.
“Hahaha iya aku gak marah kok, eh udah dulu ya aku dipanggil mami aku. Bye ladies” Akhir kata dari Reeya.
“Yah, yah dimatiin telephonenya” Kata Risyu sambil menutup telephone.
Lalu Risyu pergi mengemas-ngemas barang yang diperlukan untuk esok hari.
Dan pergi tidur ~

Pagi hari
“Non Risyu bangun sudah pagi, Non kan harus berangkat ospek” Sapaan pagi dari Bibi Inah.
“Iya Bi, aku udah bangun kok malah udah mandi” Jawab Risyu.
“Tumben si Non udah beres. Sekarang Non ditunggu Tuan dimeja makan ya Non!” Seru Bibi.
“Iya Bi, makasih ya” Balas Risyu.
Ketika telah selesai makan dan sampai di kampus ~

“Hai, nama kamu siapa?” Tanya seorang laki-laki misterius yang sama-sama diospek.
“Nama aku Risyu” Jawab Risyu singkat
“Aku pikir kamu itu orang luar negeri ternyata orang Indonesia juga ya” Cetus cowo yang berpakaian rapi dan manis ini.
“Aku asli Jepang cuma aku sudah lama di Indonesia makanya lafal berbahasa Indonesia” Sahut Risyu sambil menggaruk-garuk kepala yang sebenarnya Ia sendiripun tidak merasa gatal.
“Oh, maaf ya. Aku salah nebak” Jelas cowo ini sambil tersipu malu.
“Oh iya, nama ku Randy orang Indonesia asli” Sambung Randy sambil mengajukan tangannya.
“Iya salam kenal” Balas Risyu sambil menunduk dan tidak menjawab tangan Randy (Di Jepang masyarakatnya ketika menyapa dan berterima kasih serta ingin mengakhiri pembicaraan akan menunduk sebagai tanda menghormati).

Ospekpun dimulai dan pada awalnya Risyu merasa sangat deg-degan karna ini hari pertamanya menginjak bangku kuliahaan.
Tapi diakhir ospeknya ini Risyu merasa sangat tenang dan sangat gembira karena ada seorang cowo yang lucu yang selalu menemaninya yaitu Randy.
Saat itu juga Risyu dan Randy saling menyukai, dari awal perkenalan yang singkat yang membuat mereka saling jatuh hati.
Tapi ternyata tak disangka ada seorang cewe yang iri hati karena dia merasa derajatnya jauh dibawah Risyu dan cewe itupun ternyata juga menyukai Randy tanpa sepengetahuan Risyu.
Ketika si cewe iri hati ini, Jelsyn mengetahui kalau Randy dan Risyu ini dekat Yeslynpun berniat untuk membuat Risyupun benci dengan Randy.
“Ran, temenin aku yuk ke kantin perut aku sakit banget gak kuat kalau jalan sendiri, kayanya maag aku kambuh lagi” Melas Jeslyn.
“Emang gak ada temen lain ya? Aku sudah ada janji soalnya” Tanya Randy.
“Gak ada, aku gak ada temen” Jawab Jeslyn sambil memasang wajah memelas.
“Aduh, duh sakit nih Ran. Masa kamu tega biarin aku sendirian?” Sambung Jeslyn sambil tersenyum licik.
“Yauda deh” Jawab Randy, iba.
Sesampainya di kantin tak sengaja Risyu yang sedang mencari Randy melihat Randy dan Jeslyn berduaan.
Sontak seketika itu juga Risyupun pergi dari tempat itu. Dan dari kejadian itu pula Risyu tidak mau lagi bertemu bahkan menjawab serta membalas telephone atau pesan singkat dari Randy.
Selang beberapa bulan, Randypun sadar kedekatan Randy dengan Jeslyn yang hanya sebatas teman itulah yang membuat cewe mungil ini tak mau berhubungan dengannya lagi.
Akhirnya Randypun mempunyai ide agar Risyu tidak marah lagi dengannya.
“Risyu, maaf ya kalau aku ada salah. Aku punya permintaan terakhir terserah deh kamu mau marah juga gak apa-apa asal kamu bisa kabulkan permintaan aku ini ya, aku cuma mau kamu datang ke halte dekat kampus aja nanti malam, tepat pukul 7 malam. Makasih ya sebelumnya” Pesan singkat dari Randy.
Dalam hati Risyu mengomel, “Apa-apaan ini, tiba-tiba gini ngajak ketemu” “Tapi yasudah aku datang aja deh” Sambung Risyu

Malampun tiba ~
Risyupun datang tepat waktu, tepat arah jarum jam menunjukkan pukul 19:00 WIB. Tapi tidak ada langkah kaki seorangpun yang terdengar. Lalu, waktu menunjukkan pukul 20:00 WIB, Randy yang ditunggupun tetap tak kunjung datang hanya ada mahasiswa lain yang lewat. Dan Risyupun tetap setia menunggu kedatangan Randy.
Sekarang waktu telah menunjukkan pukul 21:00, air mata Risyupun mulai menetes. Dan Ia merasa dipermainkan oleh Randy.
“Ah, Randy sengaja ngerjain aku. Randy jahat” Omel Risyu
“Loh kok aku jahat?” Suara seseorang bernada terengah-engah
Namun hanya tangis Risyu yang sekarang ini terdengar.
“Kamu nangis? Maafin aku ya. Ini aku punya kotak hadiah yang akan memberikan senyuman di wajah kamu, oh iya ini sama bunga untuk kamu juga” Jelas Randy sambil tersenyum manis. “Kemarin-kemarin ini aku bukan sibuk atau ada hubungan yang special dengan Jeslyn tapi aku hanya kasihan dengan dia karena akhir-akhir ini maag….” Sambung Randy yang terhenti karena hadiah pemberiannya di buang dipinggir jalan oleh Risyu.
“Aku gak butuh ini, kamu gak usah bohong atau ngelak lagi. Aku gak suka cowo pembohong. Jauhin aku sekarang juga!” Tegas Risyu bernada marah.
Namun Randy hanya terdiam dan tersenyum. Lalu Randypun bergegas mengambil hadiah yang di buang oleh Gadis mungil nan lucu ini.
Ketika Randy sudah menggengam kotak dan bunga itu, Randy tetap berada ditenggah jalan sambil membersihkan kotak dan bunga yang kotor itu karena terjatuh di aspal jalan.
Tanpa Randy sadari ada sebuah mobil yang melaju dengan kencang, sang supir mobil itupun tak dapat mengerem kendaraan yang Ia bawa karna laju mobil tersebut sudah terlanjur kencang dan jarak Randy dengan mobilpun sudah dekat.
Tabrakan itupun rak terhelatkan lagi. Risyu yang melihat kejadian itupun sontak menangis dan menghampiri Randy.
“Randy, maafin aku. Randy sadar, aku mohon sadar. Untuk aku, kali ini saja . Aku mohon Randy, aku mohon. Jika memang kamu mencintai aku bukalah matamu untukku!” Ujar Risyu sambil menangis
“I..ii iya, aku sadar kok. Ma maafin aku ya, aku ga..gak ada hubungan aa.a..apa-apa sama Jeslyn” Jelas Randy sambil tetap mempertahankan bunga dan kotak yang ada di genggamannya dan tetap tersenyum. “I.. ini disimpan ya, a..ku sayang kamu Risyu” Sambung Randy sebagai ucapan terakhir darinya. Lalu Randy menutup matanya untuk selamanya.
“Ran, Ran, Randy. Aku mohon jangan tinggalkan aku. Aku mohon Randyyyyyyyyy! Tolong… Tolong Bantu saya bawa teman saya ke Rumah Sakit terdekat” Ucap Risyu sambil melihat sekelilingnya.
Si penabrak Randy itupun sudah tak kelihatan lagi sekarang
“Ayoo dik, saya bantu” Ucap seorang pria baik hati yang menolong Randy.

Sesampainya di Rumah Sakit ~
“Siapa keluarga dari pasien tabrakan ini?” Tanya seorang dokter yang menangani Randy.
“Saya, saya kerabatnya. Bagaimana keadaannya dok? Pasti baik-baik sajakan?” Tanya Risyu gelisah.
“Maaf, sebaiknya Anda harus tetap tenang dan sabar. Dia telah berpulang. Tepatnya dari perjalanan menuju Rumah Sakit ini nyawanya sudah tiada lagi.” Jawab dokter tersedih.
“Gak mungkin dok, gak mungkin. Kita baru saja berbincang-bincang lagi! Tidak mungkin secepat ini dok.” Seru Risyu sambil melepas tangisan yang tak segan-segan Ia tunjukan di depan halayat umum.
“Maaf, ini adalah jalan Tuhan, saya hanya manusia biasa. Saya tidak bisa banyak membantu” Ujar dokter.
“Aku” Balas Risyu lalu Ia jatuh seketika dari tempat Ia berpijak.
Risyupun pingsan dan tak sadarkan diri selama setengah jam, setelah Risyu sadar telah banyak teman Risyu dan Randy yang mengelilinginya. Namun ada satu orang teman Randy yang datang menghamipi Risyu dan berkata,
“Kamu beruntung bisa mengenal Randy” Ujar teman Randy sambil memegang bahu Risyu.

Ketika pemakaman tiba ~
“Hai, aku Welsen, sahabat Randy” Sapa Welsen tersenyum.
“Kamu yang waktu di Rumah Sakit itu ya?” Tanya Risyu.
“Iya, bagaimana keadaanmu sekarang?”
“Baik, aku Risyu. Senang bertemu denganmu” Kata Risyu sambil menundukan kepalanya.
“Senang bertemu dengan mu juga, kamu tahu? Sebelum Randy pergi, Randy menceritakan banyak hal tentang mu kepada ku. Jujur, kamu adalah perempuan pertama yang disukai Randy. Sejak kecil Randy tidak pernah menyukai perempuan manapun selain kamu. Oh iya ini kotak dan bunga dari Randy maaf sudah layu bunganya soalnya sudah dari semalam” Ucap Welsen sambil memberikan kotak dan bunga.
“Terima kasih, masih ada bercak darah Randy disini” Sambil mulai menitihkan air mata dan mulai membuka isi kotak.
“Coba kamu tekan boneka itu” Pinta Welsen.
“AKU MENCINTAI MU RISYU, MAAF JIKA AKU SEMPAT DAN BAHKAN MEMBUAT MU BERSEDIH DAN MENETESKAN AIR MATA KARENA KEBODOHAN KU INI. AKU MOHON MAAFKANLAH AKU YANG BODOH INI! DAN AKU SUNGGUH-SUNGGUH MENYAYANGI MU DAN TAK INGIN KAU TERLUKA. I LOVE YOU RISYUSETSUKIMI” Bunyi rekaman yang terselip di dalam boneka Teddy Bear kesukaan Risyu.

“Tahukan kamu? Randy begitu menyayangi mu. Dan Randy juga tidak ada hubungan apa-apa dengan Jeslyn selain sebatas teman” Ucap Welsen.
“Bagaimana kamu tahu?” Tanya Risyu sambil tersedu-sedu.
“Dia menceritakannya kepada ku. Tahu jugakah kamu kenapa ketika Randy tertabrak Randy tetap mempertahankan kotak dan bunga itu?” Tanya Welsen kepada Risyu.
Risyupun hanya terdiam
“Sebelum kejadian ini, Randypun telah mendapatkan mimpi yang sama dengan kejadian ini. Dari kecil setiap mimpi Randy selalu berubah jadi kenyataan. Randypun juga berpesan agar aku menjelaskan ini semua kepadamu, ketika Randy tertabrak Randy tidak ingin melepaskan genggamannya dari kotak itu karena Ia tidak ingin boneka yang berisi rekamannya itu pecah dan hancur. Randy ingin agar kamu dapat mendengarkan rekaman yang sekarang ini menjadi kenang-kenangan darinya” Seru Welsen.
Sekarang hanya tangis Risyu yang terdengar
“Tugas ku sudah selesai” Ujar Welsen sambil mencoba pergi dari Risyu

Risyupun sangat teramat menyesal sekarang, Risyu sadar bahwa ada seorang pria yang menyayanginya dengan setulus hati. Namun kini telah percuma karena semuanya telah sia-sia, Randypun juga telah tiada sekarang.
So, selama pasangan mu masih ada jagalah dan sayangilah dia sebaik-baiknya.
Jangan sampai kamu menyesal ketika pasangan mu sudah tiada.
Dan jangan biarkan pasangan mu tersakiti. Baik laki-laki yang memiliki perempuan yang kamu cintai, walaupun dia bad untuk mu tapi kamu harus sadar bahwa hanyalah dia yang membuat kamu bisa bertahan setegar ini

--- The End ---

Rabu, 15 Mei 2013

KADO TERAKHIR DARI SAHABATKU

Kado Terakhir Dari Sahabatku

Matahari yang menyinari kamar tidurku membuatku bangun dari tempat tidur, burung-burung 
yang hinggap di jendela kamar tidurku ikut merasakan kebahagiaanku, “ Hari ini aku sangat bahagia sekali karena hari ini adalah ulang tahunku yang ke 13, semoga saja keluarga dan teman-temanku ingat kalau hari ini adalah ulang tahun ku” kataku . Aku sudah siap-siap untuk berangkat sekolah, ku kira saat ku membuka pintu kamar ,ada yang mengucapkanku selamat, tapi dari tadi tidak ada satupun orang yang mengucapkan selamat ulang tahun untukku, disekolahpun seperti itu malah sahabatku juga seperti tidak tahu kalau hari ini adalah ulang tahunku.
“Sebenarnya pada kenapa si ,kok dari tadi gk ada satu orangpun yang memberi ucapan selamat ulang tahun”. Kataku sambil memasang muka cemberut. Tiba – tiba ada seseorang yang menepuk bahu ku.
“Hai Ghin, kenapa kok kamu muka kamu kok cemberut gitu" tanya gadis itu.
“gk aku gak kenapa- napa” jawabku.
“kamu yakin, apa kamu sakit” kata gadis itu.
“Gk kok la aku gk sakit, lala kamu tau gk kalo hari ini hari apa” Tanyaku.
“hari kamislah Ghin emangnya hari ini hari minggu apa” ujar Lala.
“Bukan itu maksudku La, yasudahlah aku mau ke toilet dulu” Kataku .

Sepulang sekolah, di rumah Ghina…
“kenapa si, tidak ada satu orangpun yang mengucapkan selamat ualng tahun untukku,jangankan orang tuaku sahabatkupun gk inget sama ulang tahunku ,kenapa si semuanya jadi nyebelin” kataku yang hampir mengeluar air mata.

Saat ku membuka Rumahku tiba-tiba. “Suprize” aku langsung tekejud dan menangis bahagia.
“ jadi ,mereka ingat ulang tahunku tapi mereka ingin memberi kejutan untukku” kataku dalam hati.
“Kalian ,ku kira kalian lupa sama ulang tahunku” kataku.
“ya gk mungkinlah sayang, kami semua selalu ingat ulang tahun kamu, tapi ulang tahun kamu yang ini dirayainya berbeda, yaitu memberi kejutan untuk kamu” kata mamaku.
“kejutan si kejutan tapi kalian sudah hampir membuat aku menangis” kataku.
“iya-iya kita minta maaf lagian yang ngerencanain ini semuakan sahabat kamu Lala” kata papaku
“Lala dimana dia” tanyaku
“Aku disini”ujar seorang gadis, “Lala kamu ni ya bikin aku tekejud aja"kataku
“Happy Birtday my best friend”Katanya, “Thank you La” kataku.
“Selamat ulang tahun ya sayang , semoga Tuhan selalu menjaga kamu,” kata mamaku
“Terima kasih mah pah” ujarku, “ini kado spesial buat kamu my princess” kata papaku “makasih pah” ujarku
“kado kamu mana La”tanyaku sambil tersenyum, “yah ketinggalan”jawab Lala “jangan bohong” kataku.
“iya-iya ni” kata Lala sambil memberikan kadonya, “aku buka ya” kataku , saat ku buka ternyata kadonya itu adalah sebuah kalung . “wah kalungnya bagus La, terus gantulanya burung merpati, kenapa burung merpati La"tanyaku
“karena burung merpati adalah Lambang dari pasangan yang tidak akan terpisahkan walaupun maut yang memisahkan mereka , jadi mereka akan selalu bersama dimanapun dan kapanpun,” jelas Lala.
“oooh, kamu pasti punya kalung yang samakan” tanyaku lagi.
“ya jelaslah kitakan sahabat, makanya itu aku kasih kekamu agar kamu selalu ingat sama aku, ya walaupun kamu akan
pergi jauh”katanya , “pergi siapa yang mau pergi” tanyaku. “kamu Ghina, kata orang tua kamu, kamu akan pindah ke Bandung”ujar Lala. “Apa, gk La aku gk mau pergi, aku gk mau pisah sama kamu”kataku yang sudah meneteskan air mata.

Akupun langsung bertanya kepada orang tuaku, ternyata keluargaku akan pindah ke Bandung dan aku akan meniggalkan Lala disini, “aku gk bisa pisah sama Lala mah pah"kataku
“tapi sayang papa kamu harus pindah ,dia ada pekerjaan di Bandung”kata mamaku
“tapi mah” ujarku sambil meneteskan air mata
“iya ,mama tahu tapi mama mohon sama kamu tolong ngertiin papa kamu nak”ujar mamaku.
Akhirnya mau gk mau aku harus pindah, dan aku harus meniggalkan Lala

2 hari kemudian
Hari itupun tiba, aku dan keluargaku akan pindah ke Bandung,sebelum berangkat aku dan keluargaku berpamitan sama keluarga Lala. Akupun juga berpamitan sama sahabat baikku itu.
“Lala jangan lupain aku ya” kataku sambil memeluknya dan menangis dipundaknya.
“iya Ghin aku gk akan pernah lupain kamu, kamu hati-hati ya dijalan” katanya yang juga meneteskan air mata
“iya La” jawabku. Mama dan papa ku berpamitan sama mama dan papanya Lala, “Mba Luna aku dan keluarga pamit dulu ya, maafkan aku dan keluargaku jika pernah berbuat salah sama kalian ”kata mamaku
“iya mama Ghina,semoga kalian dan keluarga selamat sampai tujuan”ujar mama Lala.
“Ghina ayo kita berangkat” kata papaku, “iya pa”kataku.
“Dahh La” kataku yang mulai masuk kemobil, “dada Ghina” katanya yang sambil melambaikan tangan.
“dada Ghinaa” teriak Lala

5 Tahun Kemudian………
Hari ini aku akan balik lagi ke Jakarta, aku senang sekali akhirnya aku bisa ketemu lagi sama sahabat baikku yaitu Lala ,semenjak perpisahan itu aku tidak pernah mendengar kabarnya lagi dia juga tidak pernah menghubungiku, aku juga sudah berusaha menghubunginya tapi nomernya sudah tidak aktif , aku telepon ke rumahnya tidak nyambung “ sebenarnya ada apa dengan Lala aku merasa dia menghindariku” kataku dalam hati yang sambil memandangi jalan dijendela mobil.
Sampai di Jakarta, aku langsung pergi menuju rumahku .Sesampai di rumah aku langsung masuk dan langsung menaruh tas, “ aku kangen sekali sama rumah ini, tidak ada yang berubah dari rumah ini, untung aja mamaku sudah menyuruh orang untuk membersihkan rumah ini, jadi aku gk perlu repot-repot untuk membersihkan rumah ini” kataku yang sambil memandang seluruh isi rumah, tiba –tiba aku teringat sesuatu.
“oh iya Lala” kataku yang langsung keluar rumah menuju rumah Lala.

Sampai di rumah Lala aku langsung mengetuk pintu rumahnya “Lala, Lala” teriakku yang berada di depan rumah Lala,
lalu ada seorang perempuan yang membukakan pintu yang tak lain adalah mamahnya Lala, akupun langsung mencium
tangan beliau, “ini Ghina ya” Tanya tante Luna, “iya ini Ghina tante”kataku.
“kamu sudah dewasa ya,cantik lagi. Gimana kabar mama kamu”tanyanya lagi
“kabar mamaku baik tante, gimana kabar tante sehat”tanyaku “iya, tante sehat yaudah yuk masuk”ujarnya.
“Tante Lala kemana, kok dari tadi aku gk liat dia, dia lagi kuliah ya tante”kataku

Tante Luna hanya diam, “tante kenapa, dimana Lala tante”tanyaku yang hampir panik
“oh Lala, iya dia lagi kuliah”jawabnya, “oh kapan pulangnya tante”tanyaku lagi .
“tante juga gk tau kadang dia suka pulang malam, mungkin dia main dulu atau sibuk” ujar tante Luna.
“oh yaudah tante aku pulang dulu aja, aku capek mau istirahat dulu, oh ya tante ni oleh-oleh dari mama” kataku yang sudah mulai lelah.
“oh yaudah , bilang sama mama kamu terima kasih”ujarnya
“iya tante sama-sama aku pulang dulu ya tante.” kataku yang sambil keluar dari rumah Lala.

Keesokan Harinya,
Siangnya aku balik lagi ke rumah Lala, sampai dirumah Lala aku bertemu dia , tentunya aku langsung memeluk dia dan ingin melepas kerinduaanku padanya.
“Lala aku kangen sekali, sama kamu”kataku yang sambil memeluknya. Tiba-tiba dengan kasar dia melepas pelukanku.
“apaan si gk usah peluk-peluk segala kali”katanya dengan nada suara yang keras.
“kamu kenapa La, kok kamu jadi kasar sama aku”tanyaku.
“kasar apaan si kamunya aja yang lebay”ujarnya.“Lala kamu udah berubah, aku gk melihat Lala yang kukenal
dulu”kataku yang mulai menangis.
“udaah aku capek aku mau istirahat”katanya yang langsung masuk kerumahnya.
“ada apa sama Lala kenapa dia jadi kasar sama aku” kataku dalam hati yang mulai meneteskan air mata.

Akhirnya akupun pulang kerumah dengan menjatuhkan air mata ,atas kata-kata kasar yang Lala ucapkan padaku. Dirumah aku hanya memikirkan sifat Lala yang berubah. “mungkin Lala lelah makanya dia sedikit emosi, sebaiknya
besok aku kerumah dia lagi”kataku.

Keesokkannya akupun pergi kerumah Lala, tanpa kuduga Lala mengusirku malah dia mengucapkan kata-kata yang tidak pernah kuinginkan.
“kamu kenapa kesini lagi sebaiknya kamu pergi saja untuk apa kamu kesini” katanya dengan nada suara yang keras.
“Lala kamu ngusir aku, kamu kok marah sama aku si La ,memangnya aku salah apa”tanyaku yang lagi- lagi mengeluarkan tetesan air mata.
“untuk apa kamu kesini, kamu mending pergi, aku gk mau lihat kamu lagi, aku juga gk mau jadi sahabat kamu lagi” katanya yang menyakitkan hatiku, “Lala, kamu kenapa si La, kenapa kamu tidak mau jadi sahabat aku lagi La apa salah aku”ujarku yang terus menjatuhkan air mata.
“udah sana kamu pergi” katanya yang sambil mendorongku keluar dengan kasar, dan diapun langsung menutup pintu.

Aku langsung pergi dari rumah Lala dan menuju kerumah, dirumah aku langsung merenungkan diri dikamar
“kenapa ya, Lala jadi menjauhiku, malah dia bilang tidak mau menjadi sahabatku lagi” kataku yang temenung di kamar.
“aku harus bagaimana lagi, apa aku pulang ke Bandung aja, untuk apa aku berada disini, Lalapun tidak menginginkanku berada disini” kataku
“sebaiknya aku telepon mamaku aja, siapa tau dia bisa memberikanku solusi” kataku yang langsung mengambil handphone”

Tutt….tutt….tutt….
“Halo ,sayang ada apa”sahut mamaku. “Mama” ujarku yang terisak tangisan.
“kamu kenapa nak, kamu baik-baik sajakan” Tanya mamaku.
“aku baik-baik saja kok ma, Tapi…” aku menghentikan ucapanku. “Tapi kenapa sayang” Tanya mamaku

Aku langsung menceritakan semuanya ke mamaku tentang Lala.
“Jadi gitu ceritanya” ucap mamaku,
“iya mah, aku bingung aku harus bagaimana, apa aku pulang saja ke Bandung” tanyaku
“jangan sayang sebaiknya kamu tetap di Jakarta”ujar mamaku
“tapi ma, Lala udah gk mau jadi sahabatku lagi,jadi untuk apa aku berada disini” kataku
“Ghina, kamu harus meyakinkan Lala bahwa kamu adalah sahabat yang baik” ujar mamaku
“Gimana caranya ma” tanyaku. “Ghina sayang, tiga hari lagikan kamu ulang tahu, gimana ulang tahun kamu dirayakan
disana bersama papa,mama dan keluarga Lala”kata mamaku
“apa mungkin ini berhasil, masalahnya Lala udah benci sama aku”tanyaku
“ya coba aja sayang, besok mama dan papa akan ke Jakarta ingin menemui kamu dan merayakan ulang tahun kamu” jelas
mamaku. “Iya mah makasih ya mah” kataku, “iya sayang”
“I love you mom” ucapku, “I love you to” jawab mamaku . Aku langsung menutup hand phoneku.

Keesokannya, aku pergi lagi ke rumah Lala, lagi-lagi dia mengusirku dari rumahnya. “Untuk apa kamu kesini lagi” ucap Lala
“Lala aku mohon sama kamu, tolong dengerin aku” kataku
“kamu mau ngomong apa lagi, apa kurang jelas kemarin” katanya dengan nada suara yang keras
“La, lusa aku ulang tahun kamu masih ingetkan ulang tahun aku, aku mengundang kamu dan keluarga kamu untuk datang
ke acara ulang tahun aku, papa dan mama ku juga akan datang ke Jakarta, aku harap kamu datang ya”
kataku yang kemudian langsung pergi meninggalkan Lala yang berdiam diri di depan rumahnya.
“aku harap Lala datang ke acara ulang tahunku” kataku dalam hati.

Hari ulang tahunku
Hari ini adalah hari ulang tahunku, papa dan mamaku sudah datang sejak kemarin, sekarang aku tinggal merayakan dan menunggu Lala dan keluarganya datang. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku, saatku buka ternyata yang datang mamanya Lala , anehnya hanya mamanya Lala yang datang, papanya Lalapun tidak ada, Lalanyapun juga tidak datang, “apa mungkin Lala tidak mau datang” Tanya ku dalam hati
“Ghina” ucap mama Lala memanggil namaku, “iya tante, Lalanya gk dateng ya apa Lala masih marah sama aku” Tanyaku,
“tidak sayang, Lala tidak datang karena dia masuk rumah sakit” ucap mama Lala

Aku langsung terkejut mendengar Lala masuk rumah sakit.
“Ghina, sebenarnya Lala tidak membenci kamu, dia masih menganggap kamu sahabat, dia melakukan itu semua karena
umurnya tidak lama lagi” jelasnya yang mulai meneteskan air mata“Maksud tante apa” tanyaku .
“Ghina, sebenarnya Lala mengidap penyakit kanker darah” ucapnya
“Jadi, kemarin Lala cuman pura-pura membenci aku”kataku
“iya nak, semua dia lakukan agar kamu membencinya, karena dia tidak mau pada saat dia menghembuskan nafas terakhir, dia melihat kamu menangis disampingnya” jelas tante Luna
“Tante anterin aku kerumah sakit” kataku yang mulai meminta untuk diantarka ke rumah sakit. Aku, papa, mama dan tante Luna langsung menuju rumah sakit tempat Lala dirawat.

Di rumah sakit, aku melihat Lala terbaring lemah tidak berdaya, dia masih tidak sadarkan diri
“Lala” kataku yang memanggil namanya . Akupun langsung menjatuhkan air mata melihat keadaan Lala, tiba-tiba Lala membuka matanya dan memangil namaku “Ghina” ucap Lala dengan nada yang pelan.
“Lala, kamu memang sahabat yang jahat, kenapa kamu tidak kasih tau aku, malah kamu menghindari aku” tanyaku yang sambil meneteskan air mata, lalu dia hanya tertawa kecil
“kalau aku berterus terang sama kamu ,pasti kamu akan terus meneteskan air mata untukku” ujarnya
“Tapi Lala, cara kamu itu hampir membuat aku membenci kamu” kataku yang terus meneteskan air mata
“aku tau aku salah, aku minta maaf ya Ghina, maafin aku karena sempat mengucapkan kata, yang seharusnya aku tidak ucapkan” ujar Lala.
“Gk apa-apa La, kamu gk perlu minta maaf sama aku, aku mengerti kenapa kamu melakukan ini semua” ujarku
“Oh ya Ghina, selamat ulang tahun ya, aku tidak pernah lupa sama ulang tahun kamu, aku selalu ingat ini kado dariku, ini

Mungkin kado terakhirku yang bisa kuberiakan kepadamu” ucapnya yang sambil memberikan kado untukku.
“kamu jangan ngomong gitu La, aku buka ya kadonya” kataku yang langsung membuka kado dari Lala “Gantulan merpati” kataku, “iya Ghina, itu adalah pasangan dari gantulan kamu yang pernah kukasih pada saat ulang tahun kamu” ujar Lala, “iya aku ingat” Kataku “kamu masih menyimpan gatulan satunya lagikan Ghin” Tanya Lala “Pasti Lala, aku masih menyimpannya, itu adalah kado terindah yang pernah kamu kasih ke aku, lalu kenapa kamu kasih pasangan gantulan ini ke aku”tanyaku “karena umurku sudah tidak lama lagi, jadi aku kasih kamu agar kamu bisa kasih ke orang yang kamu sayangi dan kamu cintai” jelas Lala
“Gk ini kalung kamu aku gk mau kasih orang lain”kataku
“tidak Ghina, aku tidak bisa, tolong kamu terima kado aku,hanya itu kado terakhir yang bisa aku kasih ke kamu” Lala
“Lala” kataku yang terus menjatuhka air mata.
“Jangan menangis Ghina,walaupun aku tidak ada disisimu tapi aku akan selalu berada di hatimu, kita menjalin

Persahabatan sudah lama asal kamu tau persahabatan itu bukan hanya sekedar kata-kata tapi persahabatan adalah sebuah ikatan, jadi kamu kamu akan selalu menjadi sahabata aku, walaupun aku sudah tidak berada didunia ini” katanya yang sudah begitu lemah.
“Lala” kataku yang memanggil namanya,
“ terima kasih karena kamu sudah menjadi sahabatku” ucap Lala yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir
“Lala….” teriakku, sambil menangis.

Sahabat baikku Lala sudah meninggalkan dunia ini ,dia juga sudah meninggalkan orang-orang yang menyayanginya dan dia sudah pergi ke tempat yang lebih indah dari dunia ini, semua yang berada diruangan itu ikut menangis karena kepergian Lala termasuk orang tuanya. Aku akan selalu ingat kata-katanya bahwa persahabatan itu bukan hanya sekedar kata-kata saja ,tapi persahabatan itu adalah suatu ikatan batin, seperti sepasang burung merpati adalah lambang dari pasangan yang tidak akan terpisahkan walaupun maut yang memisahkan mereka, jadi mereka akan selalu bersama dimanapun mereka berada.

Jiwa yang terluka


sumber : http://izzasyifa.wordpress.com/2009/10/20/jiwa-yang-terluka/

Kesedihan dan lara tiba tiba menggunjang jiwa
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawaAda ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..

Ego yang ada terkadang membuat raga meronta.
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka

Kini raga mulai meratap luka
Tak kuasa menahan gejolak yang ada didalam jiwa
Hasrat itu tak bisa ditolak raga
Menghilangkan ego yang selama ini menutupinya
Tuhan….salahkan perasaan ini
Perasaan jiwa akan cinta yang abadi
Cinta suci yang bersemayam didalam hati
Tak pernah tergantikan ato ternoda akan ego didalam diri
Tuhan….salahkah jiwa memohon cinta sejatinya
Mengembalikannya ke dalan dekapan hatinya
Memintanya tuk selalu ada
Menjadikan pendamping bagi jiwa dan raga
Mungkin raga telah ternoda akan dunia
Tp jiwa tak kan pernah menggantikan cinta sejatinya
Tetap berharap cinta itu akan bersamanya
Menghabiskan senja sampai akhir masa
For some one I love ^_^

impian yang hancur" karya “SRIES”, siswi Kelas IX.5 SMPN 9 Pekanbaru.


Kadang hal yang diharapkan berbenturan dengan kenyataan. Orang menganggapnya sebagai takdir. Di sitiulah perasaan bermakna, salah satunya adalah cinta. Apa yang dialami Gita memang biasa, terjadi pada manusia umumnya. Tetapi ini menjadi luar biasa, ketika ia merasa bahwa simpatinya sebagaimana pungguk merindukan bulan.

Sudah dua minggu ia memendam seribu rasa yang membuat jantungnya berdebar kencang saat melihat sang pujaan hatinya.

“Kita pilih duduk di sini aja. Ayo dong ceritain gebetan barumu,” tiba-tiba terdengan suara serak yang mengusik lamunan Gita.
“Iya... Ri, mumpung kita ngumpul nih,” jawab teman Qori. Gita

“Masak lo main rahasiaan sama geng sndiri,” tutur temannya lagi.
Gita mendadak gugup. Nggak salah lagi itu Qori. Qori dari geng The SRIES, cowok yang sangat dikagumi para cewek-cewek di sekolah.

Gita nyaris nggak bergerak. Mneyadari cowok tampan yang sedang ditaksirnya itu ada di meja belakangnya. Saat sedang barengan dengan teman-teman aja Gita sudah nervous .... apalagi sekarang ia sedang sendirian. Tapi untuk yang satu ini, rasa ingin tahunya jauh lebih besar. Dan apa tadi? Mereka lagi ngomong soal gebetannya Qori. Wah..... Wah....

“Jadi bener nih, dia tinggal di jalan Tumbuhan?” tanya teman Qori.
Deg, Gita nyaris tersentak. Bukankah itu jalan tempat ia tinggal? Jalan itukan kecil, jadi ia kenal hampir semua penghuninya. Kayaknya nggak ada yang seumuran dia, rata-rata sudah kuliah dan kerja. Rasa ingin tahunya semakin memuncak.

“Iya, anak kelas satu juga. aku memang naksir dia. Soalnya dia manis banget, pintar dan baik. Pasti dong banyak saingannya. Makanya aku jaga jarak biar dia penasaran,” suara Qori terdengar riang.

Jantung Gita berdegup kencang. Ia semakin yakin , selain dia ngak ada anak kelas satu SMA tinggal di jalan itu. Kalau masalah kecerdasan otak, Gita memang selalu jadi juara satu sejak cawu pertama. Semuanya klop. Mungkin yang dimaksud Qori itu dirinya?.

“Wah, playboy satu ini sudah berketuk lutut. Terus kapan dong kamu nembak dia?” desak temannya.

“Oh my god,” Gita nyaris menahan napas.
“Eh, ngomong-ngomong siapa namanya?” tanya temannya lagi.
“Gita,” jawab Qori.

Kali ini Gita nyaris nggak mampu menahan diri. Ingin rasanya ia melompat dan berteriak, kalau saja nggak ingat di mana dia berada sekarang. Ini benar-benar keajaiban. Qori naksir dia. Berita ini wajib diceritakan pada sohib-sohibnya.

Pukul setengah tujuh malam, semua persiapan sudah sempurna. Sekarang Qori naksir dia. Primadona sekolah itu menyukai gadis biasa seperti dia. Gita bernyanyi bahagia.
“Kamu nggak sedang melamun Git?” kata Intan sambil terkikik.

“Iya Git, jangan-jangan itu cuma halusinasi aja,” timpal Shafina.
Gita pura-pura merengut sambil berucap “Pendengaranku masih normal dan aku nggak bakalan cerita kalau tahu reaksi kalian begini”.

“Bukan begitu Git, Kalau benar Qori naksir kamu, kok bisa tenang-tenang aja sih?” kata Intan dan Shafina.

Ruth mencoba menengahi. “Kan Qori sendiri yang bilang dia sengaja jaga jarak biar surprise”.
“Udah deh, pokoknya mulai besok akan bakal jadi cewek paling bahagia di dunia,” ujar Gita tersenyum bahagia.

Keesokan harinya, bel rumah berbunyi. Dengan ceria Gita menghambur ke pintu, tapi ternyata yang datang Kak Adi, pacarnya mbak Enes. Keduanya lalu pergi, sementara Mama dan Papanya sudah berangkat ke acara resepsi. Di rumah hanya ada Gita dan mbak Tami.

Gita mulai tidang sabar. SEdari tadi sohib-sohibnya terus menelpon dan membuatnya tambah be te.

“Gita bangaun! Kok ketiduran di sini?” suara Mamanya terdengar sayup. Gita membuka matanya, ternyata Mama dan Papanya sudah pulang.

“O ya, Qori! Astaga, setengah sepuluh malam”Gita melonjak. Ternyata Qori tidak datang dari tadi. Gita mulai kebingungan.

Gita akhirnya ikut ajakan orang tuanya untuk mencari makan malam di luar.
“O ya Gita. Mama lupa cerita tentang cucunya Bu Nanda, padahal sudah sebulan lo. Kapan-kapan kamu main ke sana ya?” tiba-tiba Mamanya bercerita. Gita cuma mengangguk tanpa semangat.

Ketika melewati rumah Bu Nanda, Gita melihat seorang gadis cantik lekuar dari rumah diikuti seorang cowok. “Oh my god”, Gita terkejut bukan main. Berkali-kali dikedipkan matanya, berharap yang dilihatnya itu orang lain. Tapi sia-sia, cowok itu benar-benar Qori. Mereka berdua kelihatan akrab sekali.

Dengan gemetar Gita bertanya pada Mamanya, “siapa nama gadis itu Ma?
“Kebetulan namanya sama dengan kamu .... Gita,” jawab Mamanya.
Gita terkulai menyadari impiannya hancur oleh kebodohannya sendiri. Seharusnya ia mendengarkan ucapan sohibnya. Dan celakanya Gita terlanjur begitu berharap. Dia merasa marah, kecewa dan ... malu sekali.


Cerpen Cinta Sedih ''Gita'' karya:
Sulistya “SRIES”, siswi Kelas IX.5 SMPN 9 Pekanbaru.

“ Batu Dipekarangan Rumah “


Waktu aku masih kecil ada sebuah batu agak besar tergeletak disalah satu sudut belakang pekarangan rumah kami. Batu itu bundar, bagian atasnya agak rata, bewarna hitam.Waktu masih SD aku suka duduk diatasnya jika teman – teman sudah pulang kerumah masing – masing. Sehabis bermain dipekarangan rumah kami. Aku sayang sekali pada batu itu sebab batu itu sangat indah. Jika sedang sendirian aku suka duduk diatasnya melepaskan rasa lelah sambil menunjukkan rasa sayangku padanya.
Kutanyakan kapan ia lahir, sebagai batu, kenapa ia berada disitu, siapa yang telah membawanya kepekarangan rumah kami, dan kenapa ia lebih suka membisu. Aku tidak mengharapkannya menjawab pertanyaan – pertanyaanku, sebab seandainya dijawab aku tidak akan bias memahaminya. Ia memiliki bahasa lain, tetapi tampaknya ia memahami semua makna pertanyaanku. Aku sangat menyayanginya dan merasa seperti kehilangan kawan, ketika harus pergi meninggalkan rumah dan batu itu demi sebuah pendidikan.  

SAAT PERTAMA MASUK SMA NEGERI 1 KETUNGAU TENGAH

 siswa baru dengan kakak tingkat

Ketika saya datang ke SMAN 1 Ketungau Tengah untuk mendaftar kesekolah ini bersama dengan 
teman-teman saya, yaitu chicie, garin, Sabrina, ety, desi, dan susi. Pada hari itu juga kami mendapatkan seorang teman dari SMP lain yang ingin mendaftar ke SMA ini, dia adalah Marmi. Kami pun selalu berjalan bersama-sama. Ketika kami sedang berjalan, kami melihat ada dua orang siswi yang kamipun belum tau mereka berasal dari SMP mana. Mereka berdua ini mempunyai ciri-ciri yang satunya berambut pendek dan yang satunya berambut panjang. Siswi yang berambut pendek inilah yang sangat kami tidak sukai, karna menurut penilaian kami siswi ini suka melirik dengan sinis kepada kami. Itulah yang mengakibatkan kami tidak menyukainya. Bahkan sampai selesai MOPD, kami masih tidak menyukainya. Karna kami melihat selama MOPD dia selalu melirik kami dengan sinis.
MOS SMA Negeri 1 Ketungau Tengah
Suatu hari tibalah saatnya pembagian kelas, yang mana saya dan Marmi satu kelas, yaitu kelas XB. Dan saya pun sebangku dengan Marmi. Ternyata siswi yang tidak kami sukai ini satu kelas juga dengan kami, saya merasa bagaimana ini saya sekelas dengan dia, pasti nanti kami sering bertengkar karna dia suka melirik dengan sinis dan hal ini sangat menjengkelkan bagi saya dan teman-teman saya. Pada saat perkenalan kami diminta untuk maju satu persatu memperkenalkan diri. Ketika siswi yang kami tidak sukai itu memperkenalkan diri bahwa dia bernama Roska. Setelah beberapa bulan saya sekelas dengannya, Roska yang dahulunya tidak disukai oleh saya dan teman-teman saya karna sikapnya yang suka melirik dengan sinis kepada kami. Ternyata semua itu salah karna dari awal kami melihatnya, kami hanya menilai dia dari luarnya saja tanpa mengenal pribadinya.
aksi baca surat cinta oleh siswa baru kepada kaka kelas
hahahahaa...!!! pacar baru ne..
Bahkan Roska ini sangat baik dan ramah. Dari sinilah saya belajar bahwa kita tidak boleh menilai seseorang dari luarnya saja tanpa mengenal pribadinya yang sesungguhnya. Saya pun berteman akrab dengan Roska dan juga dengan teman-teman XB angkatan saya. Jika mendapatkan hukuman dari guru kami selalu merasakannya bersama-sama dan tidak menyalahkan satu sama lain.Dan sekarang ketika sudah kelas XI kami pun harus berpisah karna jurusan, tapi itu tidak pernah menghambat pertemanan saya dan teman-teman yang seangkatan dengan saya. Karna itu saya sangat mengharapkan agar teman-teman jangan pernah membedakan jurusan, bagaimanapun juga kita pertama kali bersama adalah dikelas X dan tidak mungkin bisa ke kelas XI tanpa melalui kelas X.

KARYA: JULIA SINJA